Ibu Ihsaan

Positioning Sebuah Maskapai

“Bukan L*on Air kalau ga delay…” seorang ibu berkomentar ketika saya diberitahu staff bandara bahwa jadwal penerbangan saya menuju Pekanbaru mengalami keterlambatan. Pernyataan tersebut pun kemudian diamini oleh penumpang yang lainnya. 

Lontaran semacam itu pun tidak hanya kali ini saya dengar. Suami ketika saya tanya kenapa dia terlambat sampai di Medan pun berkomentar “telat 30 menit sih dari jadwal, tapi kalau untuk L*on terbilang on time lah bu..”

Saya jadi penasaran dan googling, memang positioning maskapai ini apa sih? “We make people fly”. Hmmm…memang tidak ada yang salah sih, perkara terbangnya itu delay yang penting kan penumpang tetep terbang. Sederhananya gitu kali ya. Jadi kalau kita menggerutu ya memang mereka hanya ingin memposisikan di mata konsumen sebatas itu. Andai  tagline- nya berubah menjadi “We make people fly timely” , kita bisa sangat akan kecewa karena ternyata tagline yang mereka pasang sebagai bagian pemasaran “bertolakbelakang” dengan kinerja operasional mereka. 

Ibu Ihsaan, Ihsaan Amanullah Kusumah

Balance Bike: Sepeda Keseimbangan untuk Kemandirian Anak

Kemarin sore ketika ibu main sama ihsaan, “ihsaan, nanti kita di tangerang beli sepeda ya. Kan ihsaan udah punya tabungan.” Anaknya sih manggut-manggut aja. Kenapa sih ibu berkeinginan beli sepeda baru untuk ihsaan? Melihat kondisi sepeda roda tiganya yang sudah ah…tak bisa dijelaskan lagi dengan kata-kata. Sepeda roda tiga hadiah dari Aki sudah hampir tak berbentuk, rusak disana sini. Kalau harus flashback kenapa sebabnya jadi agak kesal. Saya dan suami termasuk yang ngerawat dengan (cukup) baik apa yang kami belikan untuk Ihsaan. Sadar, ketika waktu kami kecil seusianya belum senyaman ini terfasilitasi oleh orang tua kami. Jadi, ihsaan juga kami ajarkan untuk menghargai dan merawat barang miliknya. Saya malah berencana sepeda itu bisa diwariskan sampai dengan adik-adiknya kelak. InsyaAllah akan diganti yang lebih baik asal ikhlas. πŸ˜ƒ

Daaaan, balance bike ini sudah jadi salah satu inceran ibu dari beberapa waktu yang lalu. Selain yang mini scooternya kirana 😁 (cuman harganya itu lhooo, dekat sekali ke angka 2juta). Dan sebagai wanita yang telah mendampingi  lebib dari 4 tahun, sudah hapal deh tabiah ayah ihsaan yang ga bakal mau acc kalau belum tahu “manfaatnya”. Ibu juga belum berani ajuin proposal sebelum tahu apa manfaatnya dan HARGANYA. πŸ˜‚

Bagaikan mendapat durian runtuh, materi @rumahmainanak (salah satu komunitas yang ibu ikuti) membahas tentang balance bike doooong. Lengkap kap kap mulai dari manfaatnya sampai bocoran harganya.

Nih, biar ga penasaran apa manfaatnya ibu simpulkan dari beberapa poin yang ibu pahami.

1. Anak akan belajar keseimbangan, secara intuisi dia akan belajar untuk mengendalikan sepedanya meskipun tanpa pedal. Jadi disini koordinasi mata tangan, kaki dan badan juga akan terpacu dilatih

2. Membangun kemandirian anak dan kepercayaan dirinya, ketika anak masih sungkan mencoba, beri motivasi oleh orang tua

3. Bagus untuk keseimbangan otaknya (otak kanan dan otak kiri)

Poin-poin manfaatnya menjual sekali untuk jadi bahan mengiba ke ayah ihsaan. πŸ˜‚πŸ˜‚

Demikian, kurang lebih yang bisa ibu  tangkap. Baca materi mungkin bisa langsung di web nya rma yess. πŸ˜‰πŸ˜‰ Jazakunallah khayr tim rma yg sudah mencerahkan pikiran ibu. Kalaupun ga di acc, masih ada sisa uang lebaran ihsaan. Oh iya harganya itu untuk merek Breexed Rp 800,000. Katanya sih yang jadi inceran banyak orang itu Strider, tapiii hasil sorting harga di marketplace harganya sekitar 1,6 juta. Ada juga london taxi, duh kalau ini mah unyuuu seunyu unyunya. Harganya sekitar 1,2juta. 

Semoga balance bike yang jadi wishlist nya ibu ihsaan bisa terwujud ya. Aamiin. πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

Ibu Ihsaan, Ihsaan Amanullah Kusumah, Uncategorized

Serunya si kecil bereksplorasi di Dancow Kidtropolis

Akhir pekan kemarin menjadi moment yang menyenangkan bagi ibu dan ihsaan. Karena apa? Karena Dancow Kidtropolis hadir di Medan. 

Dancow Kidtropolis yang nama event lengkapnya “Nestle Dancow Explore Your World” bener-bener bikin ibu sadar deh betapa pentingnya peran sebagai orang tua bagi tumbuh kembang si kecil. Hal yang paling “ngena” bagi saya sebagai ibu yang masih dikit banget ilmunya adalah poin yang disampaikan oleh para pembicara yaitu psikolog anak Ibu Ratih Ibrahim, dokter spesialis tumbuh kembang anak dr. Bernie Endyarni Medise, SpA (K) dan senior brand manager Dancoe Riza Nopalas bahwa untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak itu diperlukan tiga hal, yaitu; nutrisi, stimulasi dan cinta ayah bunda.

Ibu ratih ibrahim yang mengawali talkshow katanya bisa lho menerawang perasaan si kecil bahagia atau tidak dari ekspresi wajah si kecil. Saya langsung kepikiran “Duh, ihsaan bahagia ga ya punya ibu kayak saya.” Huhuhu…secara yang dicariin kalau lagi ga minta mimi itu ayahnya. #selftalk πŸ™ˆ
Dari sini saya musti introspeksi diri nih, apa saya udah ngasih sepenuhnya cinta pada Ihsaan. *mellow deh 

Menurut beliau, pada masa eksplorasi si kecil harus didukung oleh cinta ayah dan bunda berupa memberikan kesempatan dan melepas si kecil untuk bereksplorasi sendiri sehingga si kecil dapat berani dan mandiri dan kesempatan mereka untuk belajar hal-hal baru untuk mengembangkan dirinya semakin terbuka.

Poin kedua, nutrisi. Si kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan perlu asupan nutrisi yang optimal. Nah, ini kaitannya dengan poin ketiga yaitu stimulasi. Karena anak akan ada fasenya untuk berkembang, dan hal lain yang diperlukan selain nutrisi adalah stimulasi dan hal ini akan si kecil banyak peroleh melalui eksplorasi. Poin 2 dan 3 menurut saya berkaitan sih, karena ternyata seringkali orang tua (termasuk saya) yang masih punya stigma bahwa kalau anak kebanyakan eksplorasi di luar rumah bakal gampang sakit, demam, batuk, pilek dan kekhawatiran lain-lain. Padahal kalau nutrisinya tercukupi, sistem imunitas si kecil juga akan baik dan si kecil akan lebih siap untuk bereksplorasi langsung di alam.

Seakan menjawab kegundahan para orang tua yang masih “parno” kayak saya, Dancow tepat pada acara Kidstropolis akhir pekan yang lalu (4-5 Maret 2017) meluncurkan produk ter-anyarnya yaitu Dancow excelnutri + yang mengandung Lactobacillus rhamnosus tiga kali lipat lebih tinggi dari sebelumnya. Apa sih manfaatnya? Lactobacillus rhamnosus ini yang merupakan bakteri baik dapat membantu menjaga saluran pernafasan dan saluran cerna si kecil. Menjaga asupan bakteri baik seperti ini sangat penting karena tubuh yang terlindungi menjadi fondasi fundamental untuk mendukung proses belajar dan pertumbuhan fisik si kecil. Jadi, ketika si kecil sudah terlindungi dari dalam, seharusnya kita sebagai orang tua tidak akan ragu lagi untuk berkata “IYA BOLEH” pada si kecil untuk bereksplorasi demi mengoptimalkan tumbuh kembangnya. 

Tagline IYA BOLEH ini memang sangat ditekankan pada acara Nestle Dancow Explore Your World kemarin, makanya di setiap zona bermain ayah bunda yang mendampingi si kecil diminta menyatakan IYA BOLEH sebelum si kecil bermain. Acara ini dilengkapi 4 zona bermain yaitu Art Center dengan aktivitas hand painting dan storytelling, Central park yang dilengkapi dengan teknologi augmented reality, smart city dimana si kecil bisa berkreasi dengan setumpukan lego (ini sih surga banget buat ihsaan) dan yang terakhir play park yaitu zona yang sangat mengasah motorik kasar si kecil. 

Ihsaan bermain di play park

Eittsss… saya mau kasih info tambahan juga ya, bahwa keseruan acara Dancow Kidstropolis ini tidka hanya di Medan, tapi masih ada 4 kota besar lainnya yang akan dikunjungi yaitu Surabaya, …… agar ayah bunda tidak ketinggalan informasinya, gabung aja di fanspagenya Dancow Parenting Center. 

Ibu Ihsaan

Review #ibuihsaan: Pilihan Wisata Kuliner di kota MedanΒ 

Menengok timeline di instagram yang diisi oleh beberapa foto makanan dengan caption yang panjang, hmmm sepertinya dijadikan postingan di blog lebih bagus dan lega (buat nulisnya) 😁😁

Bagi kamu yang mengunjungi kota medan pasti sering mendengar kalau Medan ini terkenal dengan kulinernya. Ah masa sih? Iya lhoo… banyak pilihan tempat kuliner yang bisa kamu kunjungi. Apa saja? Continue reading “Review #ibuihsaan: Pilihan Wisata Kuliner di kota MedanΒ “

Ibu Ihsaan, Ihsaan jalan jalan

Tjong A Fie Mansion, destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Medan

Salah satu objek wisata menarik yang dapat jadi pilihan kamu ketika berada di Medan adalah Tjong A Fie Mansion. Sebuah rumah yang menjadi symbol kesuksesan seorang perantau Cina di Medan. Sudah jelas dari nama objek wisatanya bahwa si empunya rumah adalah Tjong A Fie. Jadi, alangkah baiknya kita mengenal sosok Tjong A Fie ya.

 Beliau merantau dari Cina ke Medan dengan membawa sebuat kopor besi (masih tersimpan di Mansion) yang kayaknya berat banget, kebayang dong mikulnya gimana? Huhuhu.. Continue reading “Tjong A Fie Mansion, destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Medan”

Ibu Ihsaan, Ihsaan jalan jalan

Jalan-jalan hemat ke Singapore ala #ayahibudanihsaan

September 2016 yang Β lalu, #ayahihsaan mengajak kami (baca: #ibudanihsaan) untuk ikut ke Batam. Pergi ke Batam saja sudah jadi surprise pertama dari ayah. Awalnya ayah hanya mengirim screenshot pict tiket trav*loka. Spontan ibu balas pesan ayah dengan β€œKok weekend kerja lagi sih?” dengan kesal, karena minggu sebelumnya ibu dan ihsaan ditinggal pergi ke luar kota karena ayah ada training dari kantor. Kemudian, ayah membalas pesan ibu dengan sangaaaaaattt manis. β€œItu tiket buat ibu sama ihsaan kok.” Sederhana banget kok kalimatnya, tapi bikin senang.titik.Β  Yeaaaa jalan-jalan! Ini perjalanan pertama kali ibu ke Batam. Wooohoooo!!!
Continue reading “Jalan-jalan hemat ke Singapore ala #ayahibudanihsaan”

Ibu Ihsaan, Pillow talk

pillowtalk #ayahdanibuihsaan: “Yah, What next?”

Pillow talk antara saya dan suami selalu jadi moment yang saya suka. Berasa muda dan berasa juga jadi pasangannya. Meskipun yang kami bicarakan tidak melulu hal-hal yang indah malah seringnya jadi ajang evaluasi saya (yang masih anti-kritik :D), tapi tetap menjadi favorit saya. Karena apa? Karena di moment itulah kami bisa bertukar pikiran, pendapat, mengingatkan mimpi satu sama lain, dan menyamakan visi misi yang akan kami ambil di masa yang akan datang. Alhamdulillah output yang sering dihasilkan dari pillow talk ini adalah sebuah kemajuan. Ya, perubahan untuk menjadi lebih baik.

Sabtu malam kemarin, kami berbincang-bincang banyak hal (sampai-sampai saya akan menuliskannya dalam 2 atau mungkin 3 postingan hahaha). Salah satunya adalah apa yang ingin kamu capai dalam 5 tahun ke depan? Continue reading “pillowtalk #ayahdanibuihsaan: “Yah, What next?””

Ibu Ihsaan, Ihsaan jalan jalan

Trip Itinerary dan Budget 3D2N di KL ala #ibuihsaan

1 benang merah yang isinya komentar dan pesan ketika tahu saya mau liburan adalah “Have fun ya ji!”

Ihh kalian sweet pisan deh, jadi pengen ngajak. Tapi sayang belum ada budget. 😁

Nah, jalan-jalan kemarin bisa dihitung perjalanan yang irit lho. Asli deh beneran. Kalau budgetnya gede pasti kita musti nabung ekstra kan.

Kita Β coba hitung bareng yuuk dan bonusnya saya kasih gambaran tempat-tempat wisata yang musti dikunjungi disana. Continue reading “Trip Itinerary dan Budget 3D2N di KL ala #ibuihsaan”

Ayah Ihsaan, Ibu Ihsaan

Mendadak Romantis

Katanya, kalau terlalu berharap seringkali membuat kita kecewa. Ketika tidak berharap apa-apa, hal biasa pun menjadi terasa istimewa.

Pagi itu, sepulang dari tukang sayur. Ketika lihat meja makan, ada sesuatu yang beda. Ya, ada kartu yang ditaruh di atas kotak parfum. Dan ketika membacanya, ibu meleleh. 

 Dear istriku tersayang,

Thank you for always believe in me

You have to believe on yourself, your creativity, your strength, your dreams also.

Just write it down, so you can erase what you’ve reached

I am here, i am your biggest supporter!

Barokalloh. Kisses and hugs for you.

Love

Hubby

Kalimat dalam kartunya bukan gombalan cap dewa, tapi review tentang diri saya. Yap, saya ini orangnya asli ga pedean. Belakangan, saya takut untuk bermimpi besar. Saya merasa kehilangan optimisme diri saya sendiri. Saya menilai kecil diri saya. 

Ya, saya sadari apa yang membuat saya merasa jalan di tempat adalah karena saya tidak merancang jalan yang akan saya tempuh seberapa jauh dan seberapa lama. 

Terima kasih ya ayah ihsaan. Emang kamu mah ga bisa romantis kayak yang ada di filem india atau drama korea sih. Sayangnga kamu mah emang beda caranya, “negur” ala dosen pembimbing. 

Jazakallah khayr.

Love you

Your hunny