Ibu Ihsaan

Jatuh Cinta (berkali-kali) pada AMIMA

Pernah ga nemu fashion brand yang mostly koleksi yang diluncurin itu “lo banget”?

Alhamdulillah saya udah ketemu jodoh yang iya saya banget, yaitu brand AMIMA. Berawal dari memutuskan pengen pake gamis lebar tapi ya kok banyaknya bahan jersey pake renda (nyeplak badan), atau shiffon pake renda juga (ga masuk budget harganya kalo yang kualitas okay 😆🙈), dan gamis katun yang berlapis-lapis gradenya. Saya sampai pusing sendiri kok ga ada yang nyantol di hati. Terlebih saya setiap memutuskan beli gamis atau apapun kan minta izin sama suami ya, jadi ketika saya screenshot gamis inceran terus whatsapp doi dan dia bales (lama banget sampai akhirnya waktu rally atau book nya keburu habis) terus dia jawab “engga bu, ngga okay”. Akhirnya ya tetap belum berjodoh juga dengan brand yang pas di hati saya dan suami. Sampai suatu ketika (menjelang akhir tahun 2015) saya akhirnya nemu brand gamis NAIMA, lho ini kok modelnya ga common. Malah koleksi yang sebelumnya itu menggigit banget, tapi sayang udah discontinue produksinya. Tapi ya memang model bajunya itu beda dari brand lain, dan harganya affordable dengan kualitas produknya. 

Hingga akhirnya beberapa saat pihak management NAIMA mengumumkan sister brandnya AMIMA (yang ternyata jadi brand peralihannya NAIMA). Waktu itu AMIMA membuka awal karirnya dengan banyak koleksi katun, dan itupun yang nyangkut di hati cuman sekali, sampai akhirnya saya komen ke agen langganan saya “Duh mba kok modelnya gitu-gitu aja ya, gamis katun pake tali terus bisa ikat ke depan atau belakang. Ya walaupun motifnya lebih langka dari brand lain, tapi terlalu biasa kayaknya.” Entah itu saran disampaikan ke pihak AMIMA atau engga, jeng jeng jeng AMIMA langsung buat gebrakan dengan luncurin seri #alodita . Hwaaaa itu saya langsung book karena waktu itu belum ready barangnya, dan kerennya alodita terus diproduksi dengan motif yang banyak. Saya kira karena alodita modelnya “beda banget” jadi terlihat sangat mencolok ketika berdampingan dengan model gamis lainnya. Dan ternyata setelah sukses dengan alodita, AMIMA masih ga berhenti bikin inovasi (sekaligus bikin dompet saya kosong) dari aspek model gamis yang tetap mengusung “just be you”. Ini tagline yang pas banget sih, karena model gamisnya yang ga common ternyata malah banyak peminat. Dan seri lanjutan yang buat saya terpikat adalah Marzia, Lotta, Zinka, Zulla, ahh lupa deh seri apa lagi yang akhirnya saya punya. Hahaha 😁😁

Intinya yang selalu buat hati gundah gulana kalau sampai tidak memilikinya (#tsaah lebay) adalah ketika AMIMA keluarin seri gamis yang cuttingannya beda, dan ga pake motif kembang-kembang atau model gamis yang didominasi warna polos aja, dan bukan gamis motif yang modelnya cuman tali di pinggang ke depan atau belakang. Hahaha… karena kriteria gamis itu yang selalu bikin #ibuihsaan ini jatuh hati sampai berkali-kali sama AMIMA. 

Kalau kamu #amimaaddict suka seri gamis yang mana aja?

Ps: buat kamu yang belum tahu amima itu apa? Mendingan tongkrongin deh akun instagramnya (soon sih websitenya launching). Nama akunnya @Amima.id dan kalau mau lihat katalog lengkapnya klik @amimaofficial

Hmm… tambahan lagi, ini postingan bukan karena ikutan #giveaway, dan eyke pun bukan agent amima ya bookk… 😆 (abis banyak banget yang ngira eyke jualan) apalagi brand ambassadornya 😂😂😂. Emang udah lama niatan bikin tulisan ini, biar banyak aja yang tahu kalau ada brand gamis syar’i dan modelnya ga lebay terlebih (paling penting kayaknya) harganya affordable, itu brand amima namanya. Hihihi… itu aja sih niatnya. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s