Ayah Ihsaan, Ibu Ihsaan

Mendadak Romantis

Katanya, kalau terlalu berharap seringkali membuat kita kecewa. Ketika tidak berharap apa-apa, hal biasa pun menjadi terasa istimewa.

Pagi itu, sepulang dari tukang sayur. Ketika lihat meja makan, ada sesuatu yang beda. Ya, ada kartu yang ditaruh di atas kotak parfum. Dan ketika membacanya, ibu meleleh. 

 Dear istriku tersayang,

Thank you for always believe in me

You have to believe on yourself, your creativity, your strength, your dreams also.

Just write it down, so you can erase what you’ve reached

I am here, i am your biggest supporter!

Barokalloh. Kisses and hugs for you.

Love

Hubby

Kalimat dalam kartunya bukan gombalan cap dewa, tapi review tentang diri saya. Yap, saya ini orangnya asli ga pedean. Belakangan, saya takut untuk bermimpi besar. Saya merasa kehilangan optimisme diri saya sendiri. Saya menilai kecil diri saya. 

Ya, saya sadari apa yang membuat saya merasa jalan di tempat adalah karena saya tidak merancang jalan yang akan saya tempuh seberapa jauh dan seberapa lama. 

Terima kasih ya ayah ihsaan. Emang kamu mah ga bisa romantis kayak yang ada di filem india atau drama korea sih. Sayangnga kamu mah emang beda caranya, “negur” ala dosen pembimbing. 

Jazakallah khayr.

Love you

Your hunny

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s