Ibu Ihsaan, Ihsaan jalan jalan

Trip Itinerary dan Budget 3D2N di KL ala #ibuihsaan

1 benang merah yang isinya komentar dan pesan ketika tahu saya mau liburan adalah “Have fun ya ji!”

Ihh kalian sweet pisan deh, jadi pengen ngajak. Tapi sayang belum ada budget. 😁

Nah, jalan-jalan kemarin bisa dihitung perjalanan yang irit lho. Asli deh beneran. Kalau budgetnya gede pasti kita musti nabung ekstra kan.

Kita Β coba hitung bareng yuuk dan bonusnya saya kasih gambaran tempat-tempat wisata yang musti dikunjungi disana. Continue reading “Trip Itinerary dan Budget 3D2N di KL ala #ibuihsaan”

Ayah Ihsaan, Ibu Ihsaan

Mendadak Romantis

Katanya, kalau terlalu berharap seringkali membuat kita kecewa. Ketika tidak berharap apa-apa, hal biasa pun menjadi terasa istimewa.

Pagi itu, sepulang dari tukang sayur. Ketika lihat meja makan, ada sesuatu yang beda. Ya, ada kartu yang ditaruh di atas kotak parfum. Dan ketika membacanya, ibu meleleh. 

 Dear istriku tersayang,

Thank you for always believe in me

You have to believe on yourself, your creativity, your strength, your dreams also.

Just write it down, so you can erase what you’ve reached

I am here, i am your biggest supporter!

Barokalloh. Kisses and hugs for you.

Love

Hubby

Kalimat dalam kartunya bukan gombalan cap dewa, tapi review tentang diri saya. Yap, saya ini orangnya asli ga pedean. Belakangan, saya takut untuk bermimpi besar. Saya merasa kehilangan optimisme diri saya sendiri. Saya menilai kecil diri saya. 

Ya, saya sadari apa yang membuat saya merasa jalan di tempat adalah karena saya tidak merancang jalan yang akan saya tempuh seberapa jauh dan seberapa lama. 

Terima kasih ya ayah ihsaan. Emang kamu mah ga bisa romantis kayak yang ada di filem india atau drama korea sih. Sayangnga kamu mah emang beda caranya, “negur” ala dosen pembimbing. 

Jazakallah khayr.

Love you

Your hunny

Ibu Ihsaan

5 Hal penting ketika berpergian ke luar negeri dengan batita

Alhamdulillah, ayah ihsaan kok tetiba sweet aja gitu ngajak jalan-jalan. Semua berjalan smooth. Mulai dari beli tiket dan booking hotel ga pake adu otot. Semua dengan mudah dapat acc. 😁😁

Tapiiiii… ga mungkin kalau ga ada syarat dan ketentuannya. Menjelang waktu keberangkatan (yang dia juga tugas ke luar kota), suami udah warning “Urusan itinerary semua ibu yang susun ya. Termasuk naik transportasi apa disana. Jangan sampai kebingungan kayak di singapore.”

Langsuuuuung saya hubungi teman-teman yang dulu pernah stay di KL. Mereka bantu saya susun itinerary. Nuhun ya nyonya afri,jadwalnya gw pake. Plek plek!

Daaaan untuk soal transportasi, rata-rata teman saya hanya bilang “gampang kok ji disana, naik LRT aja kemana-mana.”

Ah, saya yang golongan darahnya A (#eh emang nyambung πŸ˜…), merasa ga puas deh dengan jawaban model gitu. Akhirnya saya telusuri hingga ke detail-detailnya. Dimana carinya? Saya baca blog yang udah pada visit kesana. Sangaaat mencerahkan. Makanya, di postingan part 1 ini, saya bakal share bagian hal penting yang perlu kamu persiapkan ketika jalan-jalan sama bayi di bawah tiga tahun a.k.a batita.

  1. Buat itinerary yang realistis ketika jalan-jalan bawa batita. Itinerary kami di KL akan saya buat pada postingan yang berbeda.
  2. Pilih lokasi penginapan yang strategis. Gampang nemu makanan, dekat ke sarana transportasi, dan tentunya penginapan yang bersih dan nyaman. Kemarin kami menginap di hotel daerah china town. Strategis sih dan nyaman. 
  3. Bawa gendongan atau stroller lipat. Berhubung stroller yang ihsaan punya itu besar dan berat, kami memilih gendongan yang lebih compact kalau dibawa. Saya pun pinjam hipseat nya dari mama aran sih, karena gendongan yang saya punya itu bikin pegel. Dan hipseat ini asli ga bikin pegel bahu. Nyaman banget dipakenya. (Wish list buat adiknya ihsaanπŸ™ˆ)
  4. Bawa baju yang cukup. Kalau saya rumusnya=( 2 x 1 set baju main + 1 set baju tidur ) x jumlah hari + 1 set baku ekstra. Karena aktivitas anak kan bakal sering di luar,kemungkinan bakal kotor-kotoran, keringetan, dan lain-lainnya. πŸ™ˆπŸ™ˆ
  5. Bawa alat perang bayi yang cukup misalnya stok diapers yang cukup. Kenapa ribet banget sih harus bawa? Emang di KL mahal banget. Kalau saya prinsipnya “belum tentu nemu merk diaper yang cocok sama kulit anak, terlebkh kulit anak saya mah sensiitif pisan.” Kalau untuk makanan, saya persiapkan untuk penerbangan ke KL aja sama beli di pesawat sih. Selebihnya beli disana, karena banyak makanan halal dan harga juga kalo dihitung rupiah ga jauh beda. Nilai barangnya sama. 

Hmmm… apalagi ya. Sepertinya untuk bayi saya ihsaan, poin-poin di atas yang dirasa penting harus dipersiapkan.

Mau tahu itinerary plus budget yang perlu dipersiapkan untuk liburan 3D2N di KL? Tunggu postingan ibu ihsaan selanjutnya yaaa